July 20, 2020

Otavio Dutra Dukung Keputusan Persija Jakarta Berkandang Di Bantul

Stoper Persija Jakarta, Otavio Dutra, menerima keputusan manajemen yang memilih Stadion Sultan Agung di Bantul sebagai markas pada lanjutan kompetisi Liga 1 2020, yang akan dilaksanakan Oktober nanti.

Alasan manajemen memilih untuk berkandang di luar DKI Jakarta — yang juga masih terletak di Pulau Jawa — adalah kasus yang masih tinggi di kawasan DKI Jakarta. Sehingga, pemilihan Bantul dirasa lebih bijak.

“Sebenarnya kami belum mendapatkan kabar tersebut. Tapi memang seandainya Persija main di luar Jakarta itu akan lebih bagus untuk Persija sendiri,” ungkap Dutra kepada awak media.

Dutra sendiri sebenarnya senang, jika Persija masih tetap bermain di Jakarta. “Namun, kembali pasti manajemen tahu yang terbaik untuk tim,” beber pemain yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) ini.

Sesuai keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), bahwa seluruh pertandingan Liga 1 akan terpusat di Pulau Jawa. Pertandingan pun akan dilaksanakan tanpa kehadiran suporter di stadion, demi menghindari penyebaran virus corona.

Dutra menilai kompetisi musim ini, dengan regulasi seperti itu, tidak akan memberi pengaruh banyak terhadap performa tim. Lantaran, seluruh tim harus bermain dalam keadaan tanpa penonton, baik di markas sendiri, atau sebagai tim musafir.

“Sebagai pemain tidak masalah mau Persija bermain di manapun kami siap. Terlebih kompetisi sekarang tidak boleh datang penonton, jadi bermain di manapun pasti sama saja,” pungkas pemain berdarah Brasil tersebut.

Bukan hanya Persija yang menjadikan Stadion Sultan Agung sebagai homebase mereka untuk musim ini. Beberapa klub lain juga mengajukan Sultan Agung sebagai markas mereka, di antaranya PSM Makassar dan juara bertahan, Bali United.

Yogyakarta dinilai sebagai daerah yang ideal sebagai tempat berpusatnya pertandingan Liga 1. Pasalnya, di sana terdapat Stadion Maguwoharjo di Sleman, Mandala Krida di Jogja, dan tentunya Sultan Agung, di Bantul.

Selain Persija, Bali United dan PSM. Tim-tim lain yang menyasar Yogyakarta antara lain Borneo FC, Barito Putera, dan tim promosi Persiraja Banda Aceh. Persipura Jayapura sebagai tim luar Pulau Jawa, hingga kini belum memastikan homebase mereka.